1001 Manfaat Kurma Bagi Kesehatan Tubuh Anda

1001 Manfaat Kurma Bagi Kesehatan  - Kurma tentunya punya segudang manfaat bagi kesehatan. Jika tidak, mana mungkin orang-orang pada gemar memakan buah kurma ini. Berbagai Jenis Kurma yang ada di dunia, masing-masing jenis kurma punya khasiat tersendiri. Tapi secara umum, apapun kurmanya punya segudang manfaat bagi kesehatan tubuh.
Manfaat Kurma Bagi Kesehatan

Secara umum, kandungan utama dari buah ini adalah karbohidrat sederhana (terutama gula, seperti sukrosa dan fruktosa). Hampir 70% dari kurma terdiri dari karbohirat. Kurma juga mengandung beberapa sumber nutrisi lainnya, seperti:

7 gram serat
2 gram protein
20% kebutuhan kalium harian
14% kebutuhan magnesium harian
18% kebutuhan tembaga
15%  kebutuhan mangan
5% kebutuhan zat besi harian
 12% kebutuhan vitamin B6 harian

Tak hanya itu. Kurma juga kaya akan asupan kalsium, zat besi, vitamin K, folat, serta antioksidan seperti karoten, fenolik, avanoid, dan anthocyanin.

Dibedakan dari tingkat kematangannya, kandungan nutrisi buah ini bisa bervariasi antar satu dengan yang lain. Misalnya saja, kurma segar lebih sedikit kandungan kalori dan gulanya ketimbang kurma kering. Per 100 gram kurma yang dikeringkan mengandung 284 kalori dan 76 gram karbohidrat.

Dengan takaran sama, buah yang segar mengandung hanya sekitar 142 kalori dan 37 gram karbohidrat. Sebaliknya, kurma segar memiliki kandungan air, serat, dan protein yang jauh lebih banyak daripada versi keringnya. (hellosehat.com)

Manfaat dan Khasiat Buah Kurma Bagi Kesehatan Tubuh


Berdasarkan nutrisi yang terkandung dalam buah kurma serta didasarkan pada pengalaman orang yang telah mengonsumsinya, maka beberapa manfaat buah kurma bagi kesehatan sebagai berikut:
  • Mengatasi konstipasi.
  • Menunjang kesehatan dan kekuatan tulang.
  • Mengatasi gangguan usus.
  • Membantu mengobati anemia.
  • Menanggulangi alergi.
  • Membantu dalam proses pemulihan penyakit demam berdarah.
  • Mencegah gejala rematik.
  • Menambah berat badan.
  • Energy booster.
  • Menjaga kesehatan sistem saraf.
  • Meningkatkan daya ingat dan sistem kerja otak.
  • Mencegah terjadinya insomnia.
  • Menjaga kesehatan jantung.
  • Kelemahan seksual.
  • Mengurangi rabun senja.
  • Intoksikasi.
  • Mengendalikan diare.
  • Mencegah kanker lambung.
  • Membantu mencegah risiko kanker otak.
  • Sumber antioksidan.
  • mencegah penggumpalan darah.
  • Bebas lemak jenuh.
  • Mencegah risiko diabetes
  • Meningkatkan kesehatan tulang
  • Menangkal radikal bebas 
  • Menjaga kesehatan otak 
  • Membantu mencukupi kebutuhan cairan 
  • Melancarkan persalinan

Manfaat Buah Kurma Untuk Ibu Hamil


dilansir dari situs Alodokter.com, Mengonsumsi buah kurma dipercaya dapat memberikan berbagai manfaat, salah satunya diduga dapat mendukung kehamilan yang sehat dengan membantu mengurangi mual, mengontrol gula darah, dan mencegah anemia. Sayangnya, belum  banyak penelitian lebih lanjut mengenai hal ini.

Terdapat penelitian yang telah dilakukan untuk mempelajari manfaat buah kurma terkait proses persalinan. Penelitian ini dilakukan hanya pada 69 orang ibu hamil yang diberikan enam buah kurma setiap hari, selama empat minggu sebelum tanggal perkiraan kelahiran bayi.

Dari penelitian tersebut, didapatkan beberapa temuan yang baik untuk ibu hamil, di antaranya:

Ketuban tidak mudah pecah
Pada penelitian, kelompok ibu hamil yang rutin mengonsumsi buah kurma pada minggu-minggu terakhir sebelum persalinan, lebih jarang mengalami selaput ketuban pecah sebelum persalinan.

Angka persalinan normal lebih tinggi
Pada penelitian tersebut, 96 persen dari kelompok ibu hamil yang mengonsumsi kurma, menjalani persalinan normal. Sedangkan pada  ibu hamil yang tidak mengonsumsi buah kurma secara teratur, hanya 79 persen yang menjalani kelahiran normal.

Kebutuhan oksitosin lebih rendah
Oksitosin adalah hormon yang berfungsi untuk merangsang kontraksi rahim untuk mempermudah proses persalinan. Pada persalinan yang lama, misalnya karena fase laten yang berlangsung panjang, suntikan oksitosin diperlukan untuk menginduksi kontraksi rahim.

Pada penelitian yang disebutkan di atas, kelompok ibu hamil yang rutin mengonsumsi buah kurma di akhir masa kehamilan membutuhkan penggunaan oksitosin yang lebih rendah daripada kelompok yang tidak rutin mengonsumsi kurma.

Yang perlu diingat, penelitian-penelitian tersebut hanya dilakukan secara terbatas. Masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat buah kurma, dalam sampel uji yang lebih besar, untuk mendapatkan bukti yang kuat.

Ada banyak manfaat buah kurma bagi ibu hamil karena berbagai kandungan nutrisi di dalamnya. Demikian pula, jika dikonsumsi beberapa waktu sebelum tanggal persalinan. Meski demikian, ibu hamil dengan kondisi kesehatan khusus, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk saran yang tepat mengenai konsumsi buah kurma.

Selain itu, karena kandungan nutrisi yang baik, kurma dianggap memiliki banyak manfaat untuk ibu hamil diantaranya : (sumber : halodoc.com)

Sumber Energi
Selama kehamilan, Ibu hamil membutuhkan lebih banyak energi dari biasanya. Mengonsumsi beberapa buah kurma setiap hari akan memasok gula yang dibutuhkan tanpa menambah kalori tambahan.

Mencegah Sembelit
Karena kurma merupakan kaya akan serat, buah ini berguna untuk menjaga sistem pencernaan tetap sehat dan mengobati sembelit yang berhubungan dengan kehamilan. Kurma dapat membuat perut kenyang, mengurangi kadar kolesterol, dan membantu menjaga berat badan yang sehat.

Memproduksi Asam Amino
Kurma menyediakan sejumlah protein yang dibutuhkan oleh tubuh untuk membangun asam amino, yang penting untuk pertumbuhan bayi.

Mencegah Cacat Lahir
Kurma merupakan sumber folat yang baik. Folat mencegah cacat lahir yang terkait dengan otak dan sumsum tulang belakang.

Mencegah Anemia
Kurma mengandung zat besi yang dibutuhkan selama kehamilan untuk mencegah anemia. Zat besi berfungsi untuk mempertahankan hemoglobin dalam tubuh dan memperkuat daya tahan tubuh ibu dan bayi.

Mempertahankan Keseimbangan Air dan Garam
Kurma mengandung kalium yang berfungsi menjaga keseimbangan air dan garam di dalam tubuh, mengatur tekanan darah, dan menghindari kram otot. Kekurangan mineral ini dapat menyebabkan masalah terkait ginjal.

Membantu Pertumbuhan Tulang dan Gigi Bayi
Magnesium dan vitamin K adalah mineral penting lainnya karena membantu pembentukan gigi dan tulang pada bayi. Ini juga mengatur kadar gula dan tekanan darah ibu hamil. Kurma juga membantu mencegah defisiensi magnesium yang dapat menyebabkan kelainan hati dan ginjal.

Bagaimana Kurma dapat Membantu Persalinan?

Kurma meningkatkan efek oksitosin (kontraksi rahim) yang meningkatkan sensitivitas rahim. Asam lemak jenuh dan tak jenuh dalam energi yang dihasilkan kurma juga menghasilkan prostaglandin yang diperlukan untuk persalinan. Serotonin, kalsium, dan tanin juga diproduksi oleh kurma yang membantu  kontraksi otot-otot rahim.

Kapan Ibu Hamil Perlu Mengonsumsi?

Kurma dapat dimakan di setiap tahap kehamilan. Namun, ibu hamil juga perlu memperhatikan jumlah kurma yang dimakan. Sembelit adalah masalah yang umum di trimester pertama, sehingga mengonsumsi kurma efektif untuk mencegah kondisi ini. Ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi kurma dalam jumlah sedang di awal kehamilan, terutama jika memiliki masalah gula darah.

Pada trimester kedua, ibu hamil berisiko tinggi terkena diabetes gestasional. Maka dari itu, sebaiknya ibu berdiskusi dengan dokter seputar jumlah kurma yang bisa dikonsumsi. Pada trimester ketiga, makan kurma dapat membuat persalinan lebih pendek dan lebih mudah. Ibu hamil dapat mengonsumsinya enam kurma per hari mulai dari minggu ke-36.

Manfaat Buah Kurma Untuk Ibu Menyusui


Ibu menyusui baik dalam keadaan normal maupun sedang menjalani puasa, membutuhkan perhatian ekstra. Pasalnya, ibu perlu memastikan kebutuhan nutrisinya sendiri maupun Si Kecil tetap terpenuhi agar bisa tumbuh dengan optimal.

Salah satu makanan yang disarankan untuk ibu menyusui saat puasa adalah buah kurma. Kaya akan zat oksitosin yang melancarkan produksi ASI, serta menunjang kualitas ASI yang diproduksi, demikian mengapa kurma sangat direkomendasikan. Lantas, apa lagi manfaat kurma buat ibu menyusui?

Penambah Energi. 
Karena buah kurma mengandung glukosa alami yang tinggi. Itulah mengapa buah kurma sangat dianjurkan untuk dikonsumsi saat puasa.

Menurunkan risiko anemia.
Buah kurma mengandung vitamin B yang berperan penting dalam membentuk sel darah merah baru, sehingga ibu menyusui terhindar dari risiko anemia dan kelelahan.

Menjaga daya tahan tubuh. 
Buah kurma mengandung tanin yang berfungsi memperkuat daya tahan tubuh, jadi ibu menyusui tidak mudah sakit. Kandungan fitokimia dalam buah kurma berfungsi sebagai penghasil enzim penangkal racun, sehingga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi virus dan bakteri.

Membantu tumbuh kembang anak.
Kekayaan zat besi dan kalsium pada kurma membantu proses pembentukan gigi dan tulang Si Kecil, serta meningkatkan berat badannya.

Mengecilkan rahim setelah melahirkan.
Buah kurma mengandung hormon potuchsin yang jika dikonsumsi pasca persalinan, bisa membantu mengecilkan pembuluh darah rahim, sekaligus mengecilkan ukuran rahim. Bahkan, mengecilkan pembuluh darah dalam uterus bisa meminimalisir risiko perdarahan pasca persalinan.

Pelancar ASI
Zat Oksitosin yang terkandung di dalam buah kurma, dipercaya dapat membantu melancarkan ASI untuk memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil. Selain meningkatkan produksinya, buah kurma juga dapat menunjang kualitas ASI itu sendiri agar bayi sehat dan cerdas.

Manfaat Buah Kurma Untuk Bayi


Mencegah demam berdarah dan anemia

Memberikan atau mencampurkan kurma pada bayi sangat baik dalam mencegah demam berdarah dengue (DBD) dan mencegah anemia. Mengkonsumsi kurma secara rutin ternyata mampu meningkatkan produksi sel darah merah sehingga dapat mencegah terjadinya anemia. Selain itu, pada penderita DBD yang menagalami penurunan trombosit juga sangat baik diberikan kurma, sehingga bisa mengembalikan jumlah trombosit. Pada bayi sendiri pemberiannya dalam bentuk campuran makanan dapat berperan mencegah terjadinya anemia yang bisa disebabkan oleh lain, tentu hal ini sangat baik bila diterapkan sebagai salah satu pencegahan disamping tingginya nutrisi kurma yang baik untuk bayi.

Meningkatkan nafsu makan

Setelah bayi melewati masa menyusui ASI ekslusif selama 6 bulan, maka sejak diatas usia tersebut bayi mulai diperkenalkan mengkonsumsi makanan pendamping Asi berupa bubur saring atau makanan khusus lainnya. Bila semakin bertumbuh bayi dan diperkenalkan mengkonsumsi kurma secara perlahan-lahan dalam campuran makanan bayi, maka secara perlahan-lahan, efek manfaat dari kurma mampu meningkatkan nafsu makan bayi. Sehingga kita bisa selalu memenuhi kebutuhan makan bayi.

Hal ini bertujuan agar asupan gizi bayi bisa selalu terpenuhi dari segala sumber makanan yang perlu dikonsumsinya. Sehingga bayi bisa terhindar dari penyakit gizi buruk yang sering terjadi pada bayi hingga anak-anak. Jika gizi bayi terpenuhi sejak kecil, tentu pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya akan berjalan dengan baik kedepannya.

Menjaga sistem pencernaan

Kurma sangat baik untuk menjaga sistem pencernaan bayi, dalam hal ini menjaga kesehatan usus. Mengkonsumsi kurma ternyata dapat membunuh parasit yang dapat menyebabkan infeksi usu dan gangguan pencernaan pada bayi. Selain itu mengkonsumsi kurma juga mampu menjaga jumlah bakteri baik yang diperlukan dalam usus.

Dengan memberikan kurma atau campuran kurma kedalam makanan bayi, diharapkan dapat atau mempu menjaga usus serta meningkatkan fungsi pencernaan bayi sehingga terhindar dari gangguan atau penyakit-penyakit pencernaan akibat infeksi dari parasit patogen.

Mencerdaskan pertumbuhan otak bayi

Dikatakan bahwa dengan sering memberikan kurma kepada bayi mampu meningkatkan kecerdasan bayi. Masa bayi hingga kanak-kanak adalah masa yang baik untuk menjaga dan melatih perkembangan kognitif atau pikiran buah hati kita. Dengan memberikan kurma sejak bayi sebagai tambahan makanan pendamping, diharapkan bayi dapat menangkap respon stimulasi yang diberikan orang tua sehingga sangat baik untuk perkembangannya.

Dengan menjaga perkembangan fungsi otak bayi, diharapkan mampu membuat bayi lebih aktif sehingga mampu menangkap interaksi yang diberikan. Di sisi lain, ketika tumbuh besar nanti diharapkan anak menjadi mudah dalam belajar serta mampu atau mudah dalam mencari solusi atau jawaban saat mengikuti ujian atau test.

Memiliki kandungan glukosa

Pada kurma, terdapak kandungan glukosa yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Oleh karenanya kurma sangat baik dikonsumsi setelah selesai berpuasa. Mirip halnya pada bayi, kandungan glukosanya mampu mencegah terjadinya kekurangan kadar gula darah pada bayi atau biasa yang disebut hipoglikemia.

Pada bayi, sangat rawan terjadinya hipoglikemia dan dapat mengencam nyawa bayi. Biasanya jika terjadi hipoglikemia, bayi mengalami mudah kejang, demam, serta mudah mengalami gangguan napas. Tanda dari hipoglikemias sendiri pada bayi dapat berupa bayi tampak lemas, tremor, serta bayi kadang rewel dan disertai gejala keringat dingin. Selain itu akibat hipoglikemia, bayi juga dapat menjadi kurang aktif dan terlihat pucat.

Menjaga fungsi saraf

Saraf sangat penting dalam kemampuan kita untuk berpikir dan mengendalikan tubuh untuk bergerak. Dengan mengkonsumsi kurma diharapkan selain mampu menjaga perkembangan otak dari segi kecerdasan, diharapkan juga mampu menjaga serta menyehatkan fungsi motorik tubuh.

Sebab kemampuan menjaga saraf dari kurma diharapkan memudahkan bayi dalam mengembangkan kemampuan motoriknya. Seperti yang diketahui bahwa kemampuan motorik juga dipengaruhi oleh sistem saraf. Diharapkan selama pertumbuhan dan perkembangan bayi menjadi anak-anak, tidak terjadii keterlambatan fungsi motorik.

Menjaga kesehatan tulang

Pada bayi, masa pertumbuhan tubuhnya masih terbilang muda sehingga mudah rapuh. Dalam hal ini, termasuk pertumbuhan tulang pada bayi yang masi berumur muda, tentu masih dalam proses pertumbuhan dan masih belum kuat. Oleh karenanya dengan diberikan kurma, diharapkan kandungan kurma mampu memenuhi kebutuhan kalsium pada bayi yang masih membutuhkan kasium dalam proses pertumbuhan tulang-tulang tubuhnya.

Pertumbuhan gigi

Seperti pada pertumbuhan tulang, pada gigi juga memerlukan suplai kalsium agar pertumbuhan gigi tidak mengalami masalah. Kalsium dari kurma diharapkan mempu memenuhi kebutuhan kalsium yang akan digunakan untuk proses pertumbuhan gigi. Sehingga diharapkan pada tiba saatnya usia anak mencukupi, maka seluruh giginya telah tumbuh dan tidak cepat mengalami korosif sehingga tidak mengalami lubang pada giginya dan terjadi infeksi.

Kesehatan mata

Pada buah kurma ternyata juga mengandung vitamin A. Vitamin A sendiri ternyata sangat membantu menjaga kesehatan mata, sehingga tidak mudah mengalami gangguan penglihatan pada mata. Pada orang normal, vitamin A sendiri berfungsi pada proses penyembuhan mata. Terkhusus pada bayi, tentu masa awal adalah tahap pengembangan organ pengelihatan, sehingga vitamin A sendiri bermanfaat dalam proses perkembangan fungsi penglihatan.

Menjaga kesehatan jantung

Pada kurma, terdapat kandungan kalium yang sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan jantung. Pada orang dewasa, kalium sendiri sangat berperan bagi jantung untuk menjalankan fungsi memompa pada jantung agar tetap memenuhi kebutuhan darah diseluruh tubuh. Sehingga dengan fungsi dari kalium, jantung depet bekerja secara normal.

Pada bayi sendiri, dengan proses perkembangan jantung, tentu perlu menjaga agar fungsi jantung tersebut tidak mengalami gangguan. Sehingga diharapkan atas berfungsinya jantung secara normal, maka dapat membuat seluruh peredaran darah mampu mengantar nutrisi dan oksigen yang diperlukan oleh sel tubuh pada bayi. Dengan demikian status gizi bayi dapat lebih terjaga serta tidak terjadi gangguan pertumbuhan pada bayi. (sumber : hamil.co.id)

Manfaat Buah Kurma Untuk Kecantikan


Tak hanya untuk kesehatan tubuh, buah kurma juga bermanfaat untuk kecantikan loh.

Mengatasi kulit kusam

Sebagaimana tubuh kita memerlukan nutrisi, kulit manusia juga membutuhkan asupan nutrisi. Kekurangan nutrisi akan menyebabkan kulit menjadi kusam dan rusak. Vitamin A pada kurma mampu menghalau sel kulit mati dan vitamin B5 nya sanggup memperbaiki sel – sel kulit mati dan menghalau radikal bebas.

Melembutkan kulit

Mengkonsumsi kurma setiap hari akan membuat kulit menjadi lebih halus. Kita juga bisa memanfaatkan kurma menjadi masker, dengan melembutkan daging buah kurma dengan blender. Aplikasikan ke wajah Anda dan diamkan selama 20 menit, kemudian bilas dengan air hangat.

Mencegah penuaan dini

Kurma memang dikenal dengan antioksidan yang tinggi yang berguna untuk mengkal radikal bebas penyebab kanker. Selain mencegah kanker, kandungan antioksidan ppada kuram dapat mencegah terjadinya penuaan dini. Dengan mengkonsumsi buah kurma secara teratur, Anda akan memperoleh kulit yang lebih kenyal dan kencang.

Mencegah infeksi pada kulit yang sensitif

Protein dan vitamin B6 pada kurma dapat mencegah terjadinya infeksi dan iritasi pada kulit sensitif. Menggunakan masker buah kurma yang dicampur dengan yoghurt selama beberapa menit bisa membantu mencegah iritasi dan infeksi bagi Anda yang memiliki kulit sensitif.

Mencerahkan kulit

Kurma dengan kandungan Vitamin C dapat membuat kulit wajah menjadi lebih cerah. Anda bisa memanfaatkannya dengan cara mengenakan masker dari buah kurma ataupun dengan mengkonsumsinya secara langsung. Mengkonsumsi secara langsung dan mengenakan masker kurma tentu akan menghasilkan hasil yang maksimal. Gunakan masker kurma secara rutin 2 kali seminggu selama satu bulan maka Anda akan melihat perubahan positif pada kulit wajah Anda.

Mengatasi rambut kering dan bercabang

Untuk menjaga kesehatan rambut kita diperlukan zat pentotenat. Zat ini banyak terkandung di dalam buah kurma. Mengkonsumsi buah kurma secara rutin setiap hari dapat memperbaiki kondisi rambut Anda yang rusak atau bercabang.

Mengatasi rambut rontok

Berbagai macam nutrisi dan vitamin pada kurma mampu melancarkan peredaran darah, termasuk ke kepala. Peredaran darah yang lancar akan mencegah terjadinya kerontokan rambut, karena akar – akar rambut Anda akan menjadi lebih kuat.

Melangsingkan Tubuh

Mengkonsumsi kurma sebagai makanan utama, dapat dijadikan alternatif untuk diet Anda. Kandungan serat dan gula yang baik pada kurma dapat memperlancar metabolisme dan pencernaan Anda, sehingga permasalahan pencernaan yang menyebabkan kegemukan, seperti susah BAB akan teratasi.

Manfaat Buah Kurma Untuk Kesuburan


Meningkatkan Jumlah Sperma

Kurma banya mengandung mineral, diantaranya yaitu Zinc (Sn) atau Seng dalam bahasa Indonesia. Mineral Zinc ini sangat bermanfaat untuk menstimulasi hormon untuk lebih meningkatkan jumlah sperma. Zinc dapat menstimulasi hormon Flavonoid dan Estradiol untuk menambah kekuatan dan jumlah sperma.

Meningkatkan Kualitas Sperma

Selain jumlah, kualitas sperma juga sangat berpengaruh terhadap kesuburan. Memiliki jumlah seperma yang banyak tapi tidak memiliki kualitas tentu juga tidak akan memberikan manfaat yang cukup.

Mineral Zinc (Sn) yang terdapat dalam kurma, selain meningkatkan jumlah sperma, juga menambah kualitas sperma. Bahkan Zinc memiliki peran yang vital (penting) dalam menjaga kualitas sperma. Sperma yang banyak terpapar nutrisi dan manfaat dari Zinc, akan memberikan daya tahan hidup (Motility) yang lebih baik.

Meningkatkan Hormon Wanita

Kurma mengandung banyak Asam amino Triptofan, asam amino triptofan ini memicu meningkatkan hormon Dopamin dan Serotonin. Dopamin dan Serotonin ini lah yang memiliki peran penting untuk memaksimalkan hormon yang pada rahim yang dapat berdampak positif untuk embrio atau janin.

Mengingat pada kehamilan yang berperan ada 2 faktor, yaitu faktor pria dan wanita, maka selain kualitas sperma, kualitas hormon pada rahim juga memiliki andil.

Kurma Mengganti Mineral yang Hilang Ketika Haid

Ketika Menstruasi, perempuan dianjurkan unutk mengonsumsi makanan yang kaya akan Zat Besi (Fe). Zat besi pada kurma, dapat menggantikan zat besi yang hilang bersama sel darah merah ketika menstruasi.

Sel darah merah dengan jumlah yang cukup dalam tubuh wanita, tentunya dapat menjaga kesehatan tubuh wanita dalam kondisi haid. Kurma mengandung 0.9 mg dalam 100 mg kurma, termasuk kandungan zat besi yang tinggi. Mengkonsumsi kurma dapat menjadi alternatif dari vitamin penambah zat besi.

Baik untuk meningkatkan libido seksual

Kurma mengandung banyak vitamin dan mineral untuk meningkatkan gairah seksual. Kurma mengandung banyak asam amino, dan kadar gula yang pas ntuk meningkatkan gairah seksual.

Gairah seksual juga berperan penting dalam kesuburan, ketidakadaan gairah seksual dapat mengakibatkan kualitas seks menjadi menurun. Sehingga perform dari Sperma dan Sel telur yang sudah siap tidak dapat bekerja optimal.

Itulah beragam manfaat buah kurma untuk kesehatan dan kecantikan yang bisa kita dapatkan ketika rutin mengkonsumsi buah kurma setiap harinya.
=======================================================================

Silahkan Klik Link Dibawah ini untuk Informasi Lebih Lengkap


==Produk Kurma==
==Info Pemesanan==

Posting Komentar

0 Komentar